Latest News

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Agustus 2016

Pasangan Irwandi-Nova Sejalan dengan Kebutuhan Masyarakat Aceh



MEDIAACEH.CO, Banda Aceh - DPD Partai Demokrat secara resmi mengusung Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah sebagai pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur untuk maju dalam Pilkada Aceh 2017.

Majelis tinggi Partai Demokrat menilai mantan propaganda GAM tersebut sukses saat memimpin Aceh pada periode 2007-2012. Salah satunya adalah program Jaminan Kesehatan Aceh atau JKA.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan saat acara deklarasi pencalonan, Jumat 5 Agustus 2016, meyebutkan, beberapa program Irwandi yang dinilai populis, antara lain menggratiskan warga Aceh untuk berobat dengan hanya berbekal Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan meluncurkan program beasiswa bagi 2.500 sarjana asal Aceh untuk program studi S2.

"Faktor tersebut yang menjadi pertimbangan DPP memutuskan mengusung dan mendukung Irwandi Yusuf, tentunya selain mempunyai kesamaan visi dan misi dalam menjaga perdamaian di Aceh," ujar Hinca.

Hasil survei internal partai, kata Hinca, juga menunjukan nada positif terhadap Irwandi, dimana tingkat elektabilitas Irwandi mencapai 35,7 persen, jauh di atas tiga pasangan lainnya.

"Pasangan Irwandi-Nova menurut kami sudah sejalan dengan kebutuhan warga Aceh," demikian Hinca.[]

Irwandi Raih Gelar Doktor Kehormatan di Malaysia

PERAK | ACEHKITA.COM — University Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia menganugerahi gelar Doktor Honoris Causa bagi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Rabu (26/7). Gelar tersebut disematkan oleh Canselor Raja Permaisuri Perak Darul Ridzuan, Tuanku Bainun. Gelar doktor kehormatan ini diberikan karena Irwandi dinilai berjasa pada peningkatan kualitas pembangunan dan pendidikan di Aceh.

Menurut Canselor Raja Permaisuri Perak Darul Ridzuan, Tuanku Bainun, penganugerahan Gelar Kehormatan dilakukan setelah dilakukan pelbagai penilaian terhadap Gubernur Irwandi. “Pertimbangannya Irwandi telah berhasil membangun kembali Aceh pascakonflik dan tsunami, serta berhasil membangun kembali pendidikan Aceh,” kata Canselor UPSI yang juga Permaisuri Kerajaan Perak.
Di bidang pembangunan, Tuanku Bainun menilai, Irwandi telah memberikan perhatian bagi pembangunan infrastruktur dengan menyediakan berbagai dana untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidup rakyat antaranya Alokasi Dana Gampong.

“Beliau juga aktif dalam berbagai bidang termasuk menjadi anggota pasukan antarbangsa sebagai pengurus Monitoring Mission membangun Aceh kembali, dan juga mengelola berbagai program membangun Aceh kembali.”

Menurut dia, Irwandi seorang gubernur dan pemimpin yang mempunyai visi jauh lebih besar dalam membangun Aceh, terutama dalam pendidikan. “Beliau juga menyediakan dana khusus untuk beasiswa bagi pelajar Aceh untuk belajar di dalam dan luar negara. Beliau juga menyediakan dana kusus untuk bekas-bekas pejuang GAM agar dapat meningkatkan kemahiran dan mencebur (terjun) dalam industri kecil,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Irwandi menyebutkan, untuk mendukung pengembangan sumberdaya manusia, Pemerintah Aceh membentuk Komisi Beasiswa Aceh (KBA) yang memberikan beasiswa bagi putra-putri Aceh untuk melanjutkan studi program master (S2) dan program doktor (S3) ke luar negeri, baik Eropa, Amerika, dan Timur Tengah.

Irwandi menjelaskan, setiap tahun Pemerintah Aceh mengirimkan ratusan mahasiswa ke universitas-universitas bergengsi di dunia. Pemberian beasiswa ini untuk menghasilkan sumberdaya manusia Aceh yang handal. Diperkirakan pada 2020 Aceh akan memiliki 1.500-2.000 doktor (S3) dalam berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Para ilmuwan inilah yang akan menjalankan pembangunan di Aceh ke depan, termasuk pemanfaatan sumberdaya alam yang kaya raya guna meningkatkan kesejahteraan dan keadilan bagi rakyat Aceh secara menyeluruh,” kata dia.

Nafsiah Puteh, ibunda Irwandi, ikut mendampingi saat Gubernur Irwandi menerima gelar kehormatan, selain istri dan anak-anaknya. Tampak juga perwakilan Keduataan Besar Indonesia untuk Malaysia dan sejumlah pejabat di jajaran Pemerintah Aceh seperti Asisten III Ridwan Hasan, Kepala Biro Istimewa dan Kesejahteraan Rakyat Bukhari, Kepala Inspektorat Aceh Syarifuddin, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Bahtiar Ishak dan Kepala Dinas Sosial Nasir Mahmud. []

Partai Demokrat Usung Irwandi-Nova di Pilkada Aceh





PKB Aceh Ikut DPP Dukung Irwandi-Nova



BANDA ACEH - Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, Irmawan SSos MM, beberapa hari lalu yang hanya mendukung pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid sebagai cagub/cawagub Aceh, dibantah sejumlah pengurus DPW PKB Aceh. Ucapan Irmawan yang mengatasnamakan keputusan DPW itu dianggap tidak mewakili suara pengurus wilayah Aceh.

“Apa yang diucapkan Irmawan beberapa hari lalu bukanlah suara DPW PKB Aceh. Kami sebagai pengurus tak pernah diajak musyawarah, apalagi soal dukungan kepada cagub pada pilkada nanti,” ujar Wakil Ketua III DPW Aceh, Syarifuddin SE MHum, dalam konferensi pers di sebuah warung kopi di Luengbata, Banda Aceh, Senin (8/8).

Syarifuddin yang didampingi Dewan Syuro PKB Aceh, Abu Syamsuddin Ishak dan dua wakil ketua lainnya mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB yang mengusung Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah sebagai cagub/cawagub Aceh periode 2017-2022. “Bahkan Ketua DPP sendiri menyebut dukungan ke Irwandi-Nova itu sudah final. DPW itu hanya bisa mengusul, sedangkan keputusan tetap pada DPP,” jelasnya.

Menurut Syarifuddin, sikap Irmawan sebagai Ketua DPW PKB Aceh yang akan melawan DPP juga sama sekali tak didukung pengurus wilayah. “Dia mungkin sudah membuka basis dengan Mualem bahwa dia akan membantu Mualem. Namun, kami tidak terima itu. Kami tetap ikut keputusan DPP,” imbuhnya.

Dia juga menyatakan telah menjumpai Irwandi Yusuf di kediamannya, Lampriek, Banda Aceh, untuk menjelaskan perihal dukungan DPW PKB Aceh tersebut, Senin (8/8). “Saya bilang ke Irwandi bahwa PKB Aceh ikut keputusan DPP, yaitu mengusung Irwandi-Nova,” jelas Syarifuddin.

Sementara itu, Serambi berupaya memintai tanggapan Ketua DPW PKB Aceh, Irmawan tadi malam. Namun, Anggota DPR RI asal Aceh itu tidak merespons panggilan telepon maupun pesan singkat yang dikirimkan sejak kemarin sore hingga tadi malam.

Sebelumnya diberitakan, DPW PKB Aceh melawan keputusan DPP PKB. Ketua DPW PKB Aceh, Irmawan menegaskan pihaknya tidak mungkin mendukung pasangan Irwandi-Nova yang didukung DPP PKB, karena PKB Aceh sudah lebih dulu mengusung pasangan Muzakir Manaf-TA Khalid.

Terhadap sikap Irmawan itu, Irwandi Yusuf bertamsil bahwa hadis tidak mungkin melawan firman. Begitulah posisi penolakan DPW PKB Aceh terhadap keputusan DPP PKB yang mendukung pasangan Irwandi-Nova. “Ini pemilihan gubernur, bukan pemilihan bupati atau wali kota, maka pihak DPP-lah yang paling menentukan dan memang begitu mekanismenya,” ujar Irwandi.

Begitupun, ia berjanji tetap akan menjalin komunikasi personal dengan Ketua DPW PKB Aceh, Irmawan SSos dan elite PKB Aceh, mengingat partai ini termasuk salah satu pengusung pasangan Irwandi-Nova, sehingga bisa maju lewat jalur partai karena kursi partai pengusung sudah cukup, yakni 13 kursi. Rinciannya, delapan kursi dari Partai Demokrat, tiga dari Partai Nasional Aceh (PNA) dan masing-masing satu kursi dari Partai Damai Aceh (PDA) dan PKB Aceh. (Serambi Indonesia)

Irwandi Yusuf Ingin Perbaiki Angka Kemiskinan di Aceh

Banda Aceh - Calon Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mengatakan alasan dirinya maju kembali dalam pilkada 2017 adalah untuk memperbaiki angka kemiskinan yang saat ini terjadi di Aceh.

"Bayangkan dulu angka pengangguran dari 33 persen bisa saya turunkan menjadi 17,8 persen pada saat saya menjabat sebagai gubernur Aceh. Dan sekarang angka tersebut makin meningkat karena itulah saya maju lagi," ujarnya.
Irwandi mengaku, ia tidak ingin maju kembali apabila angka kemiskinan tersebut tidak seperti saat ini.
"Sebenarnya saya tidak maju lagi apabila apa yang telah saya buat pada saat menjabat sebagai gubernur Aceh dulunya berjalan dengan baik seperti angka kemiskinan ini," ujarnya lagi. 
Sementara itu, Irwandi mengatakan jika terpilih kembali sebagai gubernur Aceh ia juga akan memperbaiki manajemen BPJS yang dikeluhkan oleh masyarakat hari ini.
"Jika saya terpilih saya akan memperbaiki manajemen BPJS, karena keluhan masyarakat sekarang BPJS susah sekali baik dalam melakukan proses administrasi dan mutu obatnya. Saya akan mengubah sistem BPJS seperti sitem pelayanan JKA atau kita akan permudah seperti dulunya masyarakat menggunakan JKA," kata Irwandi.
-MEDIAACEH.CO-

Tentang Kami

Calon Gubernur & Wakil Gubernur Provinsi Aceh Dari Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh, Partai Damai Aceh, Partai Kebangkitan Bangsa untuk Periode 2017-2022